Jam OPERASIONAL: 7.00-15.00 Senin-Jum`at
Gambar Silaturahim Bukan Seremoni: Halal Bihalal MTsN 1 Kebumen Tegaskan Soliditas Lintas Generasi

Silaturahim Bukan Seremoni: Halal Bihalal MTsN 1 Kebumen Tegaskan Soliditas Lintas Generasi

Penulis: solikhah Kategori: Humas 2026-04-01 21:44:27

KEBUMEN – Halal bihalal kerap berakhir sebagai rutinitas tahunan tanpa makna. Namun, pemandangan berbeda terlihat di Aula VIP MTsN 1 Kebumen, Sabtu (28/03/2026). Di ruang itu, silaturahim  dengan tema "Rangkul perbedaan Kuatkan persaudaraan" menjelma menjadi energi kolektif yang mempertemukan lintas generasi dari pejabat daerah hingga para purnabakti dan alumni dalam satu tujuan: merawat kebersamaan dan masa depan madrasah.

Sejak pagi, aula dipadati ratusan undangan. Guru, tenaga kependidikan, keluarga besar, hingga tokoh masyarakat hadir tanpa sekat. Kehadiran para mantan kepala madrasah seperti Sugeng Warjoko dan Dawamudin bukan sekadar nostalgia, tetapi menjadi penanda kuat bahwa MTsN 1 Kebumen dibangun di atas fondasi panjang pengabdian.

Deretan nama purnabakti Sulman, Purwanto, Mahmudi,  Khabibah, Khotimah, Edi Sulastri, Korediati, hingga Laili Rochmah ikut melengkapi mozaik kebersamaan. Mereka bukan hanya tamu, melainkan saksi hidup perjalanan institusi yang terus bergerak maju.

Dukungan eksternal juga tampak nyata. Bupati Kebumen melalui perwakilannya, Agus Sunarya, menyampaikan ucapan Idulfitri sekaligus permohonan maaf kepada seluruh keluarga besar madrasah. Pesan tersebut menjadi simbol perhatian pemerintah daerah terhadap eksistensi dan kontribusi MTsN 1 Kebumen.

Dari unsur Kementerian Agama, Salim Wazdi hadir mewakili Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kebumen. Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Kebumen, Nur Shodiq, serta Ketua Komite Madrasah, Azhar Muhamadi, menegaskan pentingnya menjaga tradisi silaturahmi sebagai kekuatan sosial lembaga pendidikan.

“Halal bihalal ini bukan sekadar tradisi, tapi ruang memperkuat komunikasi dan kebersamaan. Ke depan, kami berharap ada inovasi agar interaksi semakin hangat dan setara,” ujar Azhar, memberi sinyal perlunya format baru yang lebih partisipatif.

Puncak acara justru hadir dalam kesederhanaan. Saat perwakilan generasi muda, Sigit Arfiansyah, menyampaikan ikrar permohonan maaf kepada para senior, suasana mendadak hening. Kepala MTsN 1 Kebumen, Muhiban, menerima ikrar tersebut dengan penuh keikhlasan—sebuah simbol estafet nilai yang tak lekang oleh waktu.

Dalam tausiahnya, Nur Shodiq menegaskan bahwa silaturahim bukan sekadar agenda sosial. “Ia adalah jalan spiritual—penggugur dosa, pembuka rezeki, dan kunci keberkahan umur,” tegasnya, mengingatkan bahwa esensi pertemuan ini jauh melampaui seremoni.

Acara ditutup dengan musafahah dan ramah tamah. Tawa ringan di sela hidangan menjadi penanda bahwa hubungan yang terjalin bukan basa-basi. Di tengah dinamika dunia pendidikan yang terus berubah, Halal Bihalal MTsN 1 Kebumen tahun ini menegaskan satu hal: kekuatan lembaga tidak hanya terletak pada prestasi, tetapi pada kokohnya persaudaraan yang terus dirawat.