KEBUMEN – Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pembinaan Dinas Kepala MAN 1 Kebumen yang berlangsung pada jum'at (10/04/2026). Momentum ini menandai penyerahan nakhoda kepemimpinan dari Pelaksana Tugas (Plt) Siti Fatkhurohmah kepada pejabat baru, Muhiban, yang sebelumnya merupakan Kepala MTsN 1 Kebumen.
Kehadiran rombongan besar keluarga besar MTsN 1 Kebumen yang "mengombyong" atau mengantarkan Muhiban sejak pukul 08.00 WIB disambut dengan kehangatan luar biasa oleh keluarga besar MAN 1 Kebumen. Keakraban antar lembaga ini semakin terasa saat suara emas para guru dari kedua madrasah bersahutan mengisi waktu tunggu dengan lagu-lagu syahdu. Duet Setya Budingsih dan Yulia Anggraeni, serta penampilan energik Yakino dan Junariyah, sukses mencairkan suasana.
Acara inti dimulai pukul 09.00 WIB dengan khidmat, diawali dengan bacaan basmallah bersama, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia raya dan Himne Madrasah. Pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Bahrurrizki. Sang qori yang juga merupakan alumni MTsN 1 Kebumen sekaligus juara MSQ Nasional ini memberikan getaran spiritual yang mendalam bagi seluruh hadirin, termasuk Kepala Kankemenag Kebumen, Anif Sholihin, beserta jajaran pejabat lainnya.
Dalam laporan kinerjanya selama tiga bulan menjabat, Siti Fatkhurohmah memaparkan deretan prestasi mentereng MAN 1 Kebumen. Di antaranya adalah keberhasilan 129 siswa menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tahun ini, pencapaian Adiwiyata Nasional menuju Mandiri, serta lolosnya madrasah dalam penilaian Zona Integritas (ZI) tingkat nasional.
"Kami menyambut hangat Bapak Muhiban. Dengan nakhoda baru, kami yakin MAN 1 Kebumen akan semakin melesat prestasinya hingga mendunia," ungkap Siti Fatkhurohmah.
Muhiban memulai sambutannya dengan kalimat yang sangat menyentuh. Ia memperkenalkan diri dan keluarganya secara santun, sembari memohon izin untuk diterima menjadi bagian dari keluarga besar MAN 1 Kebumen.
"Bismillah, saya izin masuk dan menjadi bagian dari keluarga ini. Semoga amanah ini bisa saya jalankan dengan baik demi memenuhi harapan seluruh warga MAN 1 Kebumen," tuturnya singkat namun bermakna.
Kepala Kankemenag Kebumen, Anif Sholihin, dalam pembinaannya memberikan perspektif tajam mengenai jabatan. Menurutnya, reaksi seseorang saat menerima jabatan mencerminkan mentalitasnya: ada yang senang (menganggap anugerah), ada yang sedih (menganggap musibah), dan ada yang biasa saja (menganggap amanah).
Beliau juga kembali menegaskan filosofi pendidikan yang mendalam. "Guru bukan pemburu nilai, tetapi pelayan yang bertugas mengeluarkan bakat terbaik murid-muridnya," tegas Anif.
Sisi paling menarik dari Sertijab ini adalah testimoni mengenai karakter Muhiban. Miyosi, salah satu guru MTsN 1 Kebumen, mengungkapkan kekagumannya terhadap adab sang mantan kepala madrasah.
"Pak Muhiban itu luar biasa adabnya. Budaya santrinya sangat kental; beliau selalu menyapa siapa saja dan bahkan tidak segan mencium tangan para guru senior. Sikap sopan santun beliau sangat menginspirasi kami semua," kenang Miyosi.
Kepergian Muhiban ke tempat tugas yang baru menyisakan rasa kehilangan sekaligus kebanggaan bagi warga Matansa. Salah satu proyek monumental yang ditinggalkannya adalah pembangunan Masjid Baitul Hikmah, yang akan selalu menjadi amal jariyah dan kenangan indah bagi seluruh warga madrasah.
Acara ditutup dengan doa oleh Ketua Komite, Fauzi Maksum, diiringi harapan agar MAN 1 Kebumen di bawah kepemimpinan Muhiban semakin jaya, berkah, dan istiqomah dalam prestasi.