KEBUMEN – Bulan suci Ramadhan menjadi momentum bagi para siswa untuk mengasah empati dan kepedulian sosial. Hal inilah yang mendasari OSIS MTsN 1 Kebumen menggelar aksi bakti sosial bertajuk OSIS Peduli Masyarakat (OPM) pada Minggu (08/03/2026) sore.
Berpusat di lingkungan sekitar madrasah dan jalan raya depan MTsN 1 Kebumen, kegiatan ini mengusung tema inspiratif: “Memetik hikmah Ramadhan, menanam iman, menuai akhlak mulia”.
Sejak pukul 16.30 WIB, para pengurus OSIS yang dipimpin oleh Ketua OSIS, Aza Dwi Nugraheni, telah bersiap di depan gerbang madrasah. Dengan penuh semangat, mereka menghampiri para pengguna jalan yang melintas serta masyarakat sekitar untuk membagikan paket kudapan berbuka puasa.
Dalam aksi kali ini, sebanyak 300 paket takjil dibagikan secara cuma-cuma. Paket yang diserahkan pun tergolong spesial dan lengkap, terdiri dari:
1 bungkus nasi bakar
1 buah risol mayo
3 butir kurma berkualitas
1 cup es teh segar
Secara keseluruhan, panitia menyiapkan 300 porsi nasi bakar, 300 risol mayo, 6 kg kurma, dan 300 cup es teh yang ludes dibagikan hanya dalam waktu satu jam sebelum waktu berbuka tiba.
Ketua OSIS MTsN 1 Kebumen, Aza Dwi Nugraheni, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan rasa syukur sekaligus mengenalkan eksistensi OSIS kepada masyarakat luas. "Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan sesama, sekaligus melatih diri agar memiliki jiwa yang dermawan dan peduli terhadap lingkungan sekitar," ungkapnya.
Pembina OSIS, Dr. Yakino, yang mendampingi langsung jalannya kegiatan, mengapresiasi kemandirian dan semangat para siswa. Beliau menekankan bahwa sedekah di bulan Ramadhan merupakan amalan yang sangat dianjurkan untuk menghindarkan diri dari sikap kikir.
Senada dengan hal tersebut, Kepala MTsN 1 Kebumen memberikan dukungan dan apresiasi penuh atas inisiatif positif ini. Pihak madrasah berharap kegiatan OPM ini dapat membawa berkah bagi penerima dan memberikan citra positif bagi madrasah di mata masyarakat Kebumen.
Aksi pembagian takjil ini berakhir pada pukul 17.30 WIB dengan tertib. Selain menjadi sarana ibadah, kegiatan ini terbukti berhasil mempererat tali persaudaraan antara warga madrasah dengan masyarakat sekitar.