Kebumen — Santri Program International Boarding School (IBS) MTsN 1 Kebumen mendapatkan motivasi dan building spirit dari Dr. Abdul Majid, dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Aula VIP MTsN 1 Kebumen, Sabtu (24/1/2026).
Seluruh santri IBS berkumpul menjadi satu untuk memperoleh pencerahan tentang cara menumbuhkan semangat dan visi dalam meraih masa depan. Kegiatan ini bertujuan membangun mental, motivasi, serta karakter santri agar siap menghadapi tantangan pendidikan dan kehidupan ke depan.
Acara dibuka dengan bacaan basmalah dan dipandu oleh moderator handal, Radis, yang mengantarkan jalannya kegiatan dengan suasana hidup dan penuh semangat. Dalam sambutannya, Kepala MTsN 1 Kebumen, Muhiban, berpesan agar para santri IBS mampu mengambil pelajaran berharga dari materi yang disampaikan oleh Dr. Abdul Majid.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Ambil nilai-nilai kebaikan dan semangat yang disampaikan narasumber untuk bekal masa depan kalian,” pesannya.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Program IBS, Harmuzi, para pengurus IBS, serta wali kelas yang mendampingi santri. Suasana semakin hangat saat salah satu santri, Nandano dari kelas 9H, menyampaikan kata-kata penyemangat yang disambut tepuk tangan meriah seluruh peserta.
Dalam sesi interaktif, antusiasme santri terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan. Salah satu pertanyaan menarik datang dari Kalyana yang menanyakan amalan utama yang dilakukan narasumber dalam meraih kesuksesan. Menanggapi hal tersebut, Dr. Abdul Majid menekankan pentingnya restu dan rida guru serta orang tua.
“Restu dan rida guru serta orang tua adalah modal utama dalam meraih kesuksesan,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi, dua santri, Nandano (9H) dan Zahra (7I), mendapatkan hadiah uang tunai dari pemateri. Pemberian hadiah ini semakin menambah semangat para peserta untuk aktif bertanya dan mengikuti kegiatan hingga akhir.
Kegiatan motivasi ini diharapkan mampu menumbuhkan optimisme, kedisiplinan, serta semangat belajar santri IBS MTsN 1 Kebumen dalam menatap masa depan yang lebih cerah, dengan tetap berpegang pada nilai-nilai adab, ilmu, dan doa.