KEBUMEN – MTsN 1 Kebumen kembali membuktikan statusnya sebagai madrasah unggulan yang diminati secara nasional. Pada Selasa, 5 Mei 2026, suasana kampus dipadati ratusan calon siswa yang mengikuti seleksi Penerimaan Murid Baru (PMB) jalur Program Kelas Cendekia (PKC). Persaingan tahun ini tergolong sangat ketat, di mana tercatat 486 pendaftar meminati program ini untuk memperebutkan kuota terbatas yang hanya tersedia bagi 160 siswa.
Setelah melalui seleksi administrasi, sebanyak 483 calon siswa dinyatakan lolos berkas dan berhak mengikuti tahapan ujian berbasis komputer. Panitia menyiagakan 15 ruang kelas yang masing-masing dijaga oleh dua pengawas guna menjamin integritas ujian yang menggunakan aplikasi Exambro atau Computer Based Test (CBT).
Materi Ujian dan Jangkauan Luar Pulau
Para peserta harus berjibaku menyelesaikan tiga materi utama, yaitu Bahasa Indonesia (60 menit), Matematika (60 menit), dan IPAS (60 menit). Panitia memberikan jeda istirahat selama 30 menit setelah pengerjaan Matematika untuk menjaga konsentrasi para peserta.
Daya tarik PKC tahun ini meluas hingga lintas pulau. Fenomena menarik terjadi saat salah satu peserta terjauh asal Ambon, Maluku, mengikuti seleksi melalui sambungan Zoom karena kendala jarak. Tak kalah mengagumkan, terdapat pula peserta dari Kalimantan yang tetap teguh mengikuti seleksi meski harus berkejaran dengan jadwal ujian sekolah di daerah asalnya. Meski waktu yang tersisa terbatas dan tidak ada perpanjangan waktu, semangat untuk menjadi bagian dari Matansa tidak surut.
Pantang Menyerah demi Belajar Agama
Di antara ratusan wajah penuh harapan, terlihat beberapa "wajah lama" yang sebelumnya pernah mencoba peruntungan di jalur Full Day School (FDS) maupun Islamic Boarding School (IBS) namun belum berhasil. Salah satunya adalah Adam Suryawijaya dari SD N 1 Karangsambung.
"Motivasi saya daftar lagi di MTsN 1 Kebumen karena ingin belajar agama Islam lebih banyak. Walaupun kemarin gagal, saya berusaha ikut daftar lagi. Kalau diterima, rencana saya akan mondok di pesantren terdekat," ujar Adam dengan penuh optimisme.
Pelayanan Humanis dan Visi Mendunia
Kepala MTsN 1 Kebumen, Siti Rojiatur Rochmah, dalam arahannya menekankan bahwa pelayanan kepada tamu dan calon siswa harus dilakukan dengan penuh kehangatan. Ia berpesan agar panitia menyambut setiap orang dengan senyum ceria sebagai wujud pelayanan humanis madrasah.
"Semoga proses seleksi ini berjalan lancar tanpa hambatan berarti, sehingga madrasah bisa mendapatkan calon-calon murid terbaik yang siap berprestasi dan menjaga nama baik lembaga," tutur Siti Rojiatur Rochmah.
Seleksi PKC ini menjadi tonggak awal bagi para siswa untuk meraih pendidikan yang berkarakter dan bermartabat, selaras dengan visi besar MTsN 1 Kebumen untuk terus berkontribusi secara nasional dan mendunia.