Jam OPERASIONAL: 7.00-15.00 Senin-Jum`at
Gambar Nakhoda Baru Matansa: Antara Filosofi 'Mendidik Fitrah' dan Ambisi Madrasah Mendunia

Nakhoda Baru Matansa: Antara Filosofi 'Mendidik Fitrah' dan Ambisi Madrasah Mendunia

Penulis: solikhah Kategori: Kepegawaian 2026-04-09 21:24:01

KEBUMEN – Aula MTsN 1 Kebumen (Matansa) menjadi saksi bisu sebuah transisi kepemimpinan yang tidak hanya formal, tetapi juga sarat akan nilai filosofis. Pada Kamis (09/04/2026), prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pembinaan Dinas berlangsung khidmat, menandai dimulainya babak baru di bawah pimpinan Siti Rojiatur Rochmah.

Acara yang dipandu apik oleh duet MC Akhmad Khalwani dan Yuliasari Anggaeni ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Kadisdik Kebumen yang mewakili Bupati, Kakankemenag Kebumen Anif Sholihin beserta jajarannya (Salim Wazdi, Mulyono, Sriwi Rahayu), hingga jajaran pejabat daerah seperti Staf Ahli Bupati Muhsinun Mubarok dan Camat Karangsambung Nur Faizatun.

Lantunan Prestasi dan Getaran Nasionalisme

Suasana khidmat diawali dengan lantunan suci Al-Qur'an oleh 'Aini Nusaibah. Siswa kelas 7E program FDS ini bukan sekadar qariah; ia adalah jawara nasional Porsadin 2025 di Lampung yang menjadi simbol nyata kualitas didikan Matansa. Semangat nasionalisme kemudian dibakar oleh Dr. Yakino yang memimpin lagu Indonesia Raya dan Hymne Madrasah dengan sangat energik, menggetarkan seluruh isi aula.

Muhiban: Perpisahan Penuh Haru dan "Kaulah Segalanya"

Pejabat lama, Muhiban, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih atas sinergi yang terjalin selama ini. Ia menitipkan pesan krusial tentang pentingnya menjaga kekompakan dan loyalitas sebagai fondasi kekuatan lembaga.

Momen emosional memuncak saat di akhir sambutan, Muhiban melantunkan sebait lagu "Kaulah Segalanya untukku", sebuah ungkapan hati atas dedikasinya yang mendalam bagi keluarga besar Matansa.

Visi Siti Rojiatur: Mempertahankan Prestasi, Menembus Dunia

Sebagai nakhoda baru yang diantar langsung oleh keluarga besar MIN 3 Kebumen, Siti Rojiatur Rochmah mengawali langkahnya dengan Bismillah. Ia menegaskan komitmennya untuk mempertahankan segudang prestasi yang telah diraih Matansa.

"Saya mohon dukungan dari seluruh civitas akademika. Mari kita bersinergi, bukan hanya untuk bertahan, tapi untuk menjadikan madrasah ini maju dan mendunia," tegas perempuan tangguh ini.

Sentilan Tajam Kakankemenag: "Guru Bukan Pemburu"

Puncak pembinaan dinas disampaikan oleh Kakankemenag Kebumen, Anif Sholihin. Dalam orasinya yang tajam, beliau memberikan kritik sekaligus arah baru bagi para pendidik.

"Tugas guru itu mendidik, bukan menjadi pemburu. Tugas utama Anda adalah mengembangkan fitrah atau potensi yang dimiliki setiap murid," tegas Anif.

Beliau memaparkan fakta mengejutkan bahwa prestasi akademik hanya berpengaruh sekitar 20% terhadap kesuksesan hidup. Selebihnya, karakter dan pengalamanlah yang berbicara. Anif mencontohkan realitas hidupnya: teman kuliahnya yang dulu hampir Drop Out (DO) justru kini sukses luar biasa, sementara dirinya yang menyandang gelar lulusan terbaik "hanya" menjadi Kepala Kemenag. Pesan ini menjadi pengingat keras agar guru tidak hanya mengejar angka, tapi membentuk jiwa.

Penutup yang Berkah

Acara ditutup dengan doa oleh Kyai Hamid dan pemberian cenderamata sebagai simbol kasih sayang dari keluarga besar MTsN 1 Kebumen, guru, karyawan, serta berbagai unit program madrasah.

Sertijab ini bukan sekadar pergantian kursi, melainkan peneguhan tekad. Selamat bertugas Bapak Muhiban di tempat yang baru, dan selamat berjuang Ibu Siti Rojiatur Rochmah untuk membawa Matansa terbang lebih tinggi ke kancah internasional.