KEBUMEN — Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) ADIL MTsN 1 Kebumen sukses menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2025 pada Sabtu, 31 Januari 2026. Bertempat di Aula VIP MTsN 1 Kebumen, agenda tertinggi koperasi ini tidak hanya menjadi ajang pelaporan pertanggungjawaban, tetapi juga momentum penyegaran struktur organisasi melalui reshuffle pengurus dan pengawas.
Pesan Strategis: "Hutang Tidak Haram, yang Haram Tidak Membayar"
Acara pembukaan RAT dibuka pukul 13.00 WIB dengan khidmat dipimpin oleh Irham Basyir selaku sekretaris KPRI Adil, dilanjutkan sambutan-sambutan. Mewakili Penasehat KPRI ADIL yang berhalangan hadir, Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik, M. Arifin, menyampaikan pesan mendalam mengenai dinamika ekonomi koperasi. Ia menekankan bahwa kesehatan koperasi sangat bergantung pada perputaran dana.
"Untuk mengantisipasi dana yang berhenti, anggota perlu didorong memanfaatkan fasilitas pinjaman. Perlu diingat, hutang itu tidak haram, yang haram adalah berhutang tetapi tidak membayar," tegas M. Arifin yang disambut senyum setuju dari para anggota.
Lebih lanjut, ia mengusulkan agar koperasi lebih progresif menangkap peluang bisnis, seperti:
Warung Koperasi: Menyasar kebutuhan ratusan siswa asrama.
Investasi Strategis: Investasi dalam bentuk emas maupun lahan/mebel yang memiliki nilai jual tinggi di masa depan.
Apresiasi Koperasi Sehat dan "Tepuk Koperasi"
Kehadiran perwakilan dari berbagai instansi menambah bobot acara ini. Daryadi (PKPRI) dan Wardi (Dekopinda) memberikan label "Koperasi Sehat" kepada KPRI ADIL karena kedisiplinannya menyelenggarakan RAT tepat waktu.
Suasana rapat yang serius seketika mencair dan penuh energi saat perwakilan Dekopinda mengajak 100 anggota yang hadir untuk berdiri dan melakukan “Tepuk Koperasi” bersama. Dukungan serupa juga mengalir dari perwakilan Disperindag Kebumen yang mengapresiasi kinerja positif pengurus selama tahun buku 2025.
Reshuffle Pengurus: Radis Menangkan Polling Sekretaris
Memasuki agenda inti yang dipimpin oleh Moh. Tamzis, suasana demokrasi terasa kental saat proses pemilihan pengurus baru. Berdasarkan hasil polling yang melibatkan seluruh anggota:
Sekretaris Baru: Radis resmi terpilih menggantikan Irham basyir yang telah menjalankan tugasnya selama dua periode berturut-turut dan berdasarkan AD/ ART tidak bisa dipilih kembali. Radis mengungguli tiga kandidat lainnya yaitu Lukman Setiawan dan Ridho Nur Tamtomo dengan suara terbanyak.
Pengawas: melalui musyawarah mufakat, Ketua, bendahara dan pengawas 1 ditetapkan untuk diangkat kembali pada periode kedua. sedangkan pengawas 2 dan 3 masih melanjutkan tugasnya yang belum berakhir.
Susunan Pengurus KPRI Adil periode 2026-2028 yaitu Penasihat : Muhiban, Ketua Ahmad Nursalim, Sekretaris: Radis, Bendahara umum: Nur Afifi, bendahara 1; Sri Murniyani, bendahara 2: Setya Budiningsih , serta susunan pengawas 1. Ahmad Nur Asyik 2. Tri Sartikoningsih 3. Astri Sugiarti.
Apresiasi Anggota: Semua Pulang Membawa Hadiah
Sebagai penutup yang manis, KPRI ADIL membagikan doorprize secara merata kepada seluruh anggota. Tidak ada yang pulang dengan tangan hampa; mulai dari anggota dengan kontribusi jasa terbesar hingga terendah, semuanya mendapatkan berbagai peralatan rumah tangga sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas mereka dalam memajukan koperasi.
Dengan terpilihnya pengurus baru dan adanya rencana ekspansi bisnis, KPRI ADIL MTsN 1 Kebumen kini menatap tahun 2026 dengan optimisme tinggi untuk menjadi lembaga yang lebih solid, profesional, dan menyejahterakan.